• Kamis, 28 September 2023

Trail Gabungan Bandung Beraudiensi dengan Perhutani Jabar-Banten, Bahas Terkait Larangan Aktifitas Off-road

- Selasa, 21 Maret 2023 | 18:16 WIB
Trail Gabungan Bandung (Tragab) beraudiensi bersama Perhutani Divre Jabar-Banten di jalan Soekarno Hatta Bandung, Selasa (21/3) membahas terkait larangan aktifitas offroad di hutan. (Otowheel.id/Yudhi P)
Trail Gabungan Bandung (Tragab) beraudiensi bersama Perhutani Divre Jabar-Banten di jalan Soekarno Hatta Bandung, Selasa (21/3) membahas terkait larangan aktifitas offroad di hutan. (Otowheel.id/Yudhi P)


Otowheel.id - Tepatnya pada 10 Maret 2023 lalu, Perum Perhutani menerbitkan aturan yang melarang kegiatan off-road di kawasan hutan Jawa Barat.

Larangan tersebut disebabkan oleh pelaksanaan Event motor trail di kawasan Ranca Upas, Kabupaten Bandung yang meninggalkan kerusakan ekosistem edelweis rawa.

Event tersebut sebelumnya ramai karena berakhir dengan pembakaran tiga motor panitia oleh peserta. Pembakaran motor tersebut dilakukan peserta karena kesal terhadap panitia yang dinilainya lalai, tak profesional, serta tak ada panitia yang mengarahkan untuk evakuasi.

Baca Juga: Berikut ini Rangkaian Acara 50th Golden Memorial Wingday ke-10 HDCI di Pangandaran, 26-27 Mei 2023 Mendatang

Adanya larangan untuk berkegiatan motor offroad di kawasan hutan Jawa Barat, Trail Gabungan Bandung (Tragab) yang mewadahi 24 klub Trail Adventure yang ada di Bandung buka suara dan mendatangi kantor Perhutani Jabar-Banten, Selasa (21/3) untuk beraudiensi dan membahas surat larangan kegiatan berkendara motor offroad di kawasan hutan Jawa Barat yang dikeluarkan pada 10 Maret 2023 lalu.

Dalam kesempatan Audiensi ini, Tragab yang diwakili oleh Ketua Tragab Budi Rachman, Ato Sutarto (Wakil Ketua), Owew (Sekretaris), dan 7 orang Perwakilan klub lainnya diterima langsung oleh wakil kepala Perhutani Divisi Regional Jawa Barat dan Banten Yuda Suswardanto, Bagian umum Agus Yulianto beserta Departemen Produksi dan Eko Wisata yakni Dadan Wahyu Wardana.

Menurut Owew selaku Sekretaris Trail Gabungan Bandung (Tragab) menyampaikan, Tragab menyampaiakan 4 tuntutan kepada Perhutani Divre Jabar-Banten untuk memberikan penjelasan dari Perhutani terkait penghentian aktifitas offroad.

Kemudian poin yang kedua Tragab meminta agar Perhutani Mempertimbangkan Kembali keputusan menutup jalur offroad.

Baca Juga: Sambut Tahun 2023, RSV Helmets Store Hadir dengan Konsep Baru dan Rangkul Brand Lokal

Selanjutnya Tragab meminta Perhutani Jabar Banten segera membuat regulasi yang jelas dan mengakomodir saran,masukan,juga ide dari pihak manapun termasuk dari komunitas trall terkait pemanfaatan Kawasan hutan.

Tragab pun berharap Perhutani untuk segera memfasilitasi antara komunitas ofroad dengan alliansi pencinta alam.

Dalam kesempatan audiensinya, Yuda Suswardanto Wakil kepala Perhutani Divisi Regional Jawa Barat dan Banten menjelaskan terkait dengan keluarnya surat penghentian lzin offroad dari Perhutani Divre Jabar Banten itu adalah sifatnya bukan untuk selamanya.

Baca Juga: Renoca Jepang Mewujudkan Keinginan Anda untuk Mengubah Toyota Land Cruiser dengan Gaya dan Wajah Retro

"Sehubungan pada waktu itu, kami diinstruksikan langsung dari pimpinan pusat untuk menindaklanjuti surat dari direksi agar menghentikan pemberian lzin aktivitas offroad kendaraan motor dan mobil pada Kawasan hutan yang tidak sesual dengan prosedur,"kata Yuda.

Suasana audiensi Tragab bersama Perhutani Divre Jabar-Banten.
Suasana audiensi Tragab bersama Perhutani Divre Jabar-Banten. (Otowheel.id/Yudhi P)

Halaman:

Editor: Yudhi Prasetiyo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mitsubishi XFORCE Hadir di Medan

Kamis, 28 September 2023 | 18:47 WIB

Honda Marine BF350 Resmi Meluncur Dengan Mesin V8

Selasa, 26 September 2023 | 22:24 WIB

SIM Keliling Tangsel, 25-30 September 2023

Senin, 25 September 2023 | 09:49 WIB

SIM Keliling Kota Cimahi, 25-30 September 2023

Senin, 25 September 2023 | 08:49 WIB

Jadwal SIM Keliling Sumedang, 25-30 September 2023

Senin, 25 September 2023 | 08:26 WIB
X