Rally Estonia 2023: Kalle Rovanperä Tercepat di Sesi Shakedown, Sang Local Hero Ott Tänak Terpaksa Ganti Mesin

Didih Hudaya, Otowheel
- Kamis, 20 Juli 2023 | 19:17 WIB
Kalle Rovanpera mampu secara maksimal mengatur kecepatan selama sesi shakedown.*/  (WRC.COM)
Kalle Rovanpera mampu secara maksimal mengatur kecepatan selama sesi shakedown.*/ (WRC.COM)

Otowheel.id - Pereli tuan rumah Ott Tänak akan memulai Reli Estonia dengan penalti waktu lima menit setelah masalah teknis selama shakedown telah memaksa tim M-Sport Ford untuk melakukan perubahan mesin pada Puma Estonia.

Dalam musim lomba WRC 2023, Tänak saat ini duduk di urutan keempat dalam klasemen FIA World Rally Championship (WRC) dan telah menargetkan putaran tujuh berlomba dikandangnya minggu ini sebagai juara.

Reli yang telah dimenangkannya sebanyak empat kali ini adalah sebagai peluang sempurna untuk kembali ke jalur kemenangan.

Baca Juga: Kalle Rovanpera Kembali ke Puncak setelah Berjaya dan Meraih Kemenangan di Rally de Portugal

Pereli local hero berusia 35 tahun itu membukukan waktu benchmark pada operan pembuka sesi shakedown Kamis pagi, tetapi mobilnya mengalami masalah mesin di akhir balapan.

Setelah penyelidikan lebih lanjut kembali beroperasi, M-Sport Ford telah mengkonfirmasi bahwa mesin pengganti perlu dipasang sebelum acara dimulai hari ini (Kamis), lapor wrc.com, 20 Juli 2023.

Ott Tanak akan memulai Rally Estonia dengan penalti waktu 5 menit setelah masalah teknis pada mesin kendaraan pacunya selama sesi shakedown.*/
Ott Tanak akan memulai Rally Estonia dengan penalti waktu 5 menit setelah masalah teknis pada mesin kendaraan pacunya selama sesi shakedown.*/ (WRC.COM)

Peraturan FIA menyatakan bahwa, jika terjadi kerusakan mesin antara pemeriksaan dan kontrol pertama kali, penggantian mesin diperbolehkan. Namun, penalti lima menit akan diberlakukan oleh pimpinan lomba.

Baca Juga: Mengejutkan, Thierry Neuville Didiskualifikasi dari Safari Rally Kenya 2023, Ini Penjelasannya

"Kami tidak punya pilihan selain mengganti mesin, yang bisa kami lakukan dengan regulasi, tapi itu berarti kami mendapat penalti sebelum memulai reli," jelas kepala tim Richard Millener.

"Ini adalah awal reli yang sangat membuat frustrasi, mungkin awal terburuk yang bisa kami miliki, tapi itulah situasi yang kami hadapi.

"Ini akan menempatkan kami pada kerugian serius saat memulai, tapi kami harus mengalihkan fokus sekarang. Tidak ada yang bisa kami ubah tentang apa yang terjadi sehingga fokus sekarang adalah mencoba menyelamatkan sebanyak mungkin dari event.

Baca Juga: BREAKING: Sébastien Ogier Mengunci Kemenangan di Safari Rally Kenya 2023

"Jelas kekecewaan terbesar adalah untuk Ott dan Martin. Kami sangat menghargai negara tempat kami berada, reli kandang mereka, dan harapan serta dukungan dari para pendukung tuan rumah." tambah Millener.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Didih Hudaya

Sumber: wrc.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Isuzu TRAGA Expo 2025 Resmi Digelar di Jawa Timur

Selasa, 14 Oktober 2025 | 10:56 WIB

Berikut ini Panduan Menuju Tempat GIIAS Bandung 2025

Minggu, 28 September 2025 | 20:59 WIB
X