Otowheel.id- China mengekspor total 4,91 juta unit kendaraan pada 2023, dan diperkirakan akan menjadi pengekspor mobil terbesar di dunia, ungkap seorang pejabat di Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China yang dilansir Antaranews.
Ekspor mobil telah mencapai level baru, dan kendaraan energi baru (new energy vehicles/NEV) buatan China memberikan pilihan yang beragam bagi konsumen global, ujar Wakil Menteri Perindustrian dan Teknologi Informasi China Xin Guobin dalam sebuah konferensi pers.
"Ekspor mobil China tumbuh 57,9 persen secara tahunan (year on year/yoy) tahun lalu, dengan ekspor kendaraan energi baru meroket 77,6 persen (yoy) menjadi 1,2 juta unit", papar Xin.
Baca Juga: 41 Pabrikan Otomotif Siap Ikuti IIMS 2024 pada Februari Mendatang
China berhasil mengalahkan tiga negara seperti Jerman, Jepang dan Korea Selatan sebagai eksportir terbesar di dunia pada 2023.
Pada awal tahun, ekspor Tiongkok sejatinya sudah melampaui Jepang pada kuartal pertama 2023. Dan kini, tampaknya Negeri Tirai Bambu berhasil mengambil alih sepenuhnya selama sepanjang tahun lalu.
Berdasarkan data dari Asosiasi Produsen Mobil Tiongkok (CAAM), China berhasil mengirim sebanyak 4,41 juta unit. Jumlah tersebut, berlangsung antara Januari hingga November 2023, meningkat 58 persen dibandingkan periode yang sama 2022.
Baca Juga: Dealer Motoplex 4 Brands Piaggio Indonesia Hadir di Makasar
Sementara itu, dilaporkan Asia Nikkei, Jepang hanya mampu mengirim sebanyak 3,99 juta unit dalam 11 bulan pertama 2023. Jumlah tersebut, memang masih mengalami kenaikan 15 persen dibanding periode yang sama pada 2022.
China sendiri, memang belum bisa menguasai pasar Amerika Serikat, dan masih berada di tahap awal untuk masuk ke Eropa, dan juga Meksiko dan Rusia.
Khusus untuk Rusia, negara tersebut menjadi lumbung pasar yang cukup besar bagi China, dengan sebanyak 730 ribu unit kendaraan berhasil terkirim ke negara tersebut.
Baca Juga: Program Serbu Auto2000 Dongkrak Penjualan di Jawa Barat dan Akan Berakhir 31 Januari 2024
Hal tersebut, setelah banyak pabrikan Jepang yang angkat kaki karena invasi Rusia ke Ukraina sepanjang 2023.***
Artikel Terkait
Jepang akan Cabut Izin Produksi Daihatsu Grand Max Terkait Skandal Uji Keselamatan
Peminat Kendaraan Hybrid Melonjak di Tahun 2023 hingga Mencapai 54 Ribu Unit
Ekspor Kendaraan 2023 Naik, Gaikindo Berharap Tahun 2024 Tembus 1 Juta Unit
Jaringan Layanan Purna Jual Honda Bertambah di Kota Jayapura
Honda N-Box Series Cetak Rekor Penjualan Tercepat dengan Pencapaian 2,5 Juta Unit di Jepang
Program Serbu Auto2000 Dongkrak Penjualan di Jawa Barat dan Akan Berakhir 31 Januari 2024