Otowheel - Tesla Shanghai Megafactory akan memulai produksi massal pada 11 Februari 2025. Perusahaan Amerika itu membutuhkan waktu tujuh bulan untuk menyelesaikan pembangunan pabrik ini.
Dilansir Carnewschina, produksi uji cobanya dimulai pada akhir 2024. Pabrik ini merupakan proyek penyimpanan energi pertama Tesla di luar Amerika Serikat.
Tesla memulai pembangunan pabrik Megafactory pada bulan Mei 2024. Berbeda dengan Tesla Shanghai Gigafactory, Megafactory berfokus pada produksi baterai penyimpanan energi yang disebut Megapacks.
Baca Juga: Intip Performa Mercedes-AMG GT 63 SE 2025 dari Setiap Sudut
Tesla bermaksud memulai produksi massal solusi ini pada Q1 2025 dengan kapasitas produksi yang direncanakan sebesar 10.000 unit per tahun. Kapasitas penyimpanan energinya adalah 40 GWh.
Menurut Shanghai Securities News milik Xinhua, Shanghai Megafactory di distrik Lingang di Pudong, Shanghai, akan memulai produksi massal pada tanggal 11 Februari.
Pabrik tersebut akan meningkatkan kapasitasnya selama kuartal pertama. Pelanggan pertama Tesla Megafactory adalah Shanghai Lingang Economic Development Group. Perusahaan tersebut menandatangani pesanan pertama untuk penyimpanan energi Megapack pada bulan Mei tahun lalu.
Baca Juga: Mobil Listrik Ferrari Meluncur Oktober 2025, Ada Lima Model Lainnya Dikonfirmasi Hadir
Sistem penyimpanan energi merupakan bidang yang berkembang pesat di Tiongkok. Dalam skenario penggunaan utilitas, sistem ini membantu jaringan listrik beroperasi secara stabil sembari menggunakan energi hijau karena sistem penyimpanan energi sering kali bekerja dengan panel surya.
Perusahaan seperti BYD , Star Charge, CATL , GoodWe, dan perusahaan lain mengembangkan infrastruktur penyimpanan energi. Jadi, Tesla memiliki persaingan yang ketat di bidang ini karena bidang ini sudah cukup ramai di Tiongkok. Perlu disebutkan bahwa CATL dan BYD bertindak sebagai pemasok sel baterai untuk Megafactory.
Tesla Megapack dapat menyimpan lebih dari 3 MWh energi. Manfaat lain dari sistem ini adalah skalabilitas dan struktur modular. Menurut sumber tersebut, energi 3MWh cukup untuk memberi daya pada 3.600 rumah di Shanghai selama satu jam. Ini akan membantu mencegah pemadaman listrik.***
Artikel Terkait
Tips Aman Berkendara untuk Mobil Listrik di Musim Hujan
Lokasi Baru SIM Keliling Bandung Awal Februari 2025
Cari Tahu Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung, Senin-Sabtu 3-8 Februari 2025
Lokasi SIM Keliling Sumedang Awal Februari 2025
SIM Keliling Cimahi Minggu ini, Senin-Sabtu 3-8 Februari 2025
Mobil Minicar Honda N-BOX Laris Manis di Jepang