Otowheel - Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, mengonfirmasi bahwa program Low Cost Green Car (LCGC) akan diperpanjang hingga tahun 2031.
Keputusan ini didasarkan pada keberhasilan program dalam meningkatkan kepemilikan kendaraan bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah, sekaligus mendukung pertumbuhan industri otomotif nasional.
Program LCGC pertama kali diperkenalkan pada tahun 2013 melalui PP Nomor 41 Tahun 2013 yang membebaskan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk mobil murah.
Baca Juga: Mitsubishi Motors Siap Ungkap Mystery Box di Sarinah Jakarta
Syarat teknisnya diatur dalam Permenperin Nomor 33/M-IND/PER/7/2013, meliputi kapasitas mesin maksimal 1.200 cc, konsumsi bahan bakar minimal 20 kpl, serta kewajiban kandungan lokal dan logo khusus.
Toyota (Agya), Daihatsu (Ayla), Honda (Brio Satya), dan Suzuki (Karimun Wagon R) menjadi pionir model LCGC.
Dalam hal kontribusi penjualan, LCGC menunjukkan pertumbuhan signifikan. Pada tahun pertama (2013), penjualan mencapai 51.180 unit, lalu melonjak menjadi 172.120 unit pada 2014, dan mencapai rekor tertinggi 235.171 unit pada 2016.
Baca Juga: ID. BUZZ Melenggang di JVWF 2025: Rayakan 75 Tahun VW Bus dengan Sentuhan Masa Depan
Meskipun sempat merosot drastis saat pandemi COVID-19 pada 2020 (104.650 unit) dan beberapa pemain seperti Datsun serta Suzuki Karimun Wagon R mundur, segmen ini tetap resilient.
Penjualan kembali bangkit pada 2021 dan 2022, hingga menembus 204.705 unit pada 2023, menyumbang sekitar 20% dari total penjualan mobil nasional.
Sejak 2021, LCGC tidak lagi mendapatkan insentif PPnBM penuh, melainkan dikenai tarif efektif sekitar 3%, seiring fokus pemerintah pada insentif kendaraan listrik berbasis baterai (BEV).
Baca Juga: New BinguoEV Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp279 Jutaan
Meski demikian, program ini masih mampu mempertahankan kontribusinya di pasar domestik dengan market share konsisten di level 20%. Perpanjangan program LCGC ini diharapkan dapat memberikan kepastian jangka panjang bagi pelaku industri otomotif untuk terus berinvestasi dan mengembangkan kendaraan hemat energi di Indonesia.***
Artikel Terkait
Isuzu Siap Luncurkan TRAGA 50th Special Edition di GIIAS 2025: Hanya 50 Unit Eksklusif
Skuter Listrik Tyranno Bergaya Adventure Resmi Hadir di Bandung, Ini Harga dan Spesifikasinya
Intip Bocoran MPV Listrik dan Hybrid Wuling di GIIAS 2025: Harga & Spesifikasi
Berikut ini Jadwal dan Rangkaian MotoGP Jerman 2025 di Sirkuit Sachsenring
Wuling Hadirkan Mitra EV, Kendaraan Listrik Komersial Multifungsi