Toyota LandCruiser 1978 Berkendara 7 Km di Bawah Air, Berhasil Memecahkan Rekor Dunia Baru

Didih Hudaya, Otowheel
- Kamis, 31 Agustus 2023 | 21:26 WIB
Toyota LandCruiser tahun 1978 sejauh 7 kilometer di dasar lautan.*/  (eManualOnline)
Toyota LandCruiser tahun 1978 sejauh 7 kilometer di dasar lautan.*/ (eManualOnline)

Otowheel.id - Sekelompok penggemar mobil di Australia baru-baru ini mengendarai Toyota Landcruiser tahun 1978 sejauh 7 kilometer di dasar lautan, memecahkan rekor dunia baru untuk perjalanan bawah air terpanjang.

Satu unit Toyota LandCruiser berwarna oranye terang, pada 29 Juli, melaju ke Laut Australia bagian utara dan disambut oleh puluhan orang yang berkumpul di Pantai Mandorah untuk upaya bersejarah tersebut.

LandCruiser yang disebut sebagai “Ember karat” tahun 1978 telah dibeli secara online oleh sekelompok penggemar dengan harga sekitar $5.000 dan diubah menjadi kendaraan listrik terisolasi yang mampu melaju di bawah air, pada kedalaman beberapa meter.

Baca Juga: Sistem Teknologi Ban Terus Berkembang, Hankook Tire Perkenalkan Ban EV 'iON' untuk Kendaraan Listrik

Dijuluki “Kepiting Lumpur”, mobil tua berpenggerak 4-roda dengan jarak sumbu roda pendek ini dimaksudkan untuk menempuh jarak 4,3 mil (7 km), antara Pantai Mandorah dan Pelabuhan Darwin, dan dengan demikian mencetak rekor dunia baru untuk jarak terjauh yang ditempuh oleh sebuah mobil yang dikendarai di bawah air.

Tim yang terdiri dari sejumlah insinyur mesin dan penyelam ini memulai dengan mengubah Toyota lama menjadi kendaraan bertenaga listrik.

Toyota LandCruiser tua diubah menjadi kendaraan listrik terisolasi yang mampu melaju di bawah air.*/
Toyota LandCruiser tua diubah menjadi kendaraan listrik terisolasi yang mampu melaju di bawah air.*/ (odditycentral)

Kemudian, untuk meningkatkan sifat driveline yang sudah kedap air, semua komponen diisolasi lebih lanjut dengan minyak silikon. Dengan cara ini, jika air masuk ke dalam driveline, bisa melindungi komponen internal.

Baca Juga: Hino Indonesia Academy Menggelar Prosesi Kelulusan Pelatihan Mengemudi Kendaraan Besar Bus

Selanjutnya, ban konvensional ditukar dengan dua pasang Maxxis Trepador yang mampu bertahan di dasar laut berpasir.

Hanya saja ban tidak bisa diisi dengan udara, karena akan memberikan daya apung yang terlalu besar, malah diisi dengan air, menyebabkan beratnya masing-masing mencapai 150 kilogram.

Meskipun mereka yakin powertrainnya mampu mengatasi tekanan tersebut, mereka hanya menguji mobil tersebut satu kali di air asin sebelum mencoba berkendara di bawah air terpanjang di dunia.

Baca Juga: Honda Memperluas Jaringan, secara Resmi Buka Diler Pertama di Kota Ternate, Maluku Utara

Kelompok yang terlibat dalam upaya epik ini mengemukakan ide sambil minum-minum mendiskusikan upaya sebelumnya yang dilakukan pada tahun 1983.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Didih Hudaya

Sumber: Oddity Central

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X