Otowheel - Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli), melalui ketuanya Budi Setyadi, mendesak pemerintah untuk segera memberikan kepastian waktu terkait kelanjutan program subsidi motor listrik.
Meskipun Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza sempat menyatakan insentif Rp 7 juta per unit dengan anggaran sekitar Rp 250 miliar telah disetujui Menteri Keuangan dan diharapkan berlaku mulai Agustus 2025, Budi menekankan bahwa tanpa keputusan resmi, pasar motor listrik akan sulit berkembang.
Budi menyoroti bahwa pembicaraan subsidi sudah ada sejak akhir 2024, namun hingga pertengahan 2025 belum ada realisasi.
Baca Juga: Program LCGC Berlanjut hingga 2031, Apa Efeknya Bagi Konsumen?
Baca Juga: Mitsubishi Motors Siap Ungkap Mystery Box di Sarinah Jakarta
Ketidakpastian ini membuat industri kesulitan mendorong penjualan dan konsumen ragu untuk membeli, khawatir insentif tidak terealisasi.
Akibatnya, penjualan motor listrik pada enam bulan pertama 2025 hanya mencapai sekitar 12.000 unit, jauh di bawah angka tahun lalu yang mencapai 62.000 unit dengan adanya kuota subsidi.***
Artikel Terkait
Intip Bocoran MPV Listrik dan Hybrid Wuling di GIIAS 2025: Harga & Spesifikasi
Berikut ini Jadwal dan Rangkaian MotoGP Jerman 2025 di Sirkuit Sachsenring
Wuling Hadirkan Mitra EV, Kendaraan Listrik Komersial Multifungsi
New BinguoEV Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp279 Jutaan
ID. BUZZ Melenggang di JVWF 2025: Rayakan 75 Tahun VW Bus dengan Sentuhan Masa Depan