"kami targetkan penjualan Jaecoo untuk wilayah Bandung dan jawa Barat hingga akhir tahun sebanyak 200 unit,"tegasnya.
Model Jaecoo J7 SHS menawarkan keseimbangan antara efisiensi bahan bakar dan performa tinggi.
Mobil ini memanfaatkan sistem PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle), menjadikannya pilihan ideal bagi konsumen yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan tanpa mengorbankan tenaga.
J7 SHS dilengkapi dua sumber tenaga, yakni mesin bensin 1.500 cc turbo 4-silinder yang menghasilkan 140 hp dan torsi 215 Nm, serta motor listrik berdaya 150 kW (setara 201 hp) dengan torsi puncak 310 Nm.
Kombinasi keduanya menghasilkan tenaga gabungan hingga 341 hp dan torsi 525 Nm yang disalurkan ke roda depan melalui transmisi otomatis.
Baca Juga: 5 hari di GIIAS 2025, Chery Catat 900 SPK
Baterai berkapasitas 18,3 kWh memungkinkan SUV ini melaju sejauh 90 km hanya dengan tenaga listrik menurut standar WLTP, atau hingga 106 km berdasarkan pengujian NEDC. Dalam mode hybrid penuh, jarak tempuh maksimal bisa mencapai 1.200–1.300 km dalam kondisi tangki bahan bakar penuh.
Menurut pernyataan Head of Marketing Jaecoo Indonesia Mohammad Ilham Pratama, Saat GIIAS 2025, Jaecoo Indonesia mencatatkan 500 SPK. sekitar 50 persen dari total SPK berasal dari model J7 SHS, SUV plug-in hybrid yang baru diperkenalkan di pasar Indonesia.
"Selanjutnya, penjualan juga didorong dari mobil listrik J5 dan juga sisanya J8,"sambung dia.
Setelah Bandung, Jaecoo Indonesia akan meresmikan pembukaan dealer di Pontianak dan ditargetkan total 32 dealer telah dibuka hingga akhir tahun 2025.***
Artikel Terkait
Dua Model Terbaru Hyundai Stargazer Cartenz Diperkenalkan di Bandung, Simak Harga hingga Perbedaannya
Memperingati Sejarah F1, Honda Rilis Miniatur RA272 Edisi Terbatas
Perluas Jaringan Nasional, Geely Auto Indonesia Buka Diler Pertama di Surabaya
Menguasai Pasar Mobil Listrik Indonesia, BYD Raih Penjualan Positif di Paruh Pertama 2025
Penjualan di GIIAS 2025 Jumlahnya Meningkat,namun Nilainya Menurun